Pada 5 Agustus diperingati juga sebagai Hari Dharma Wanita Nasional.
Dharma Wanita sendiri merupakan organisasi yang anggotanya adalah istri
Pegawai Negeri Sipil (PNS). Penetapan Hari Dharma Wanita ini yaitu pada 7
Desember 1999 dalam rapat nasional yang membahas tentang peningkatan
kualitas sumber daya anggota keluarga PNS agar bisa mencapai
kesejahteraan nasional.
Senin, 05 Agustus 2019
Rabu, 17 Juli 2019
Senin, 08 Juli 2019
Jenis Pemeriksaan Kesehatan Berkala untuk Cek Kondisi Tubuh Anda
Sebagian besar masyarakat hanya mengunjungi dokter ketika telah sakit. Padahal, segala jenis penyakit bisa dicegah sebelum menjadi parah di dalam tubuh kita. Dengan kita melakukan Pemeriksaan Kesehatan secara berkala, potensi penyakit yang datang ke tubuh kita pun akan diketahui lebih dini.
Pemeriksaan Kesehatan secara berkala ada beberapa jenisnya. Oleh karena itu, berikut adalah macam-macam Jenis Pemeriksaan Kesehatan Berkala yang umum dilakukan:
Kamis, 04 Juli 2019
KASUS HEPATITIS A DI PACITAN, MENKES IMBAU WARGA TERAPKAN PHBS
Sebanyak 957 warga Pacitan, Jawa Timur terserang hepatitis A. Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek mengimbau masyarakat jaga kebersihan.
Menkes mengatakan kasus hepatitis A di Pacitan ditangani secara bersama-sama. Bagi warga yang tertular virus tersebut, Menkes meminta untuk istirahat.
''Istilah saya diistirahatkan livernya, liver itu lebih banyak kerja untuk karbohidrat, gula. Itu biasanya kita kurangin. Hepatitis kan tidak ada obatnya, tadi saya bilang istirahat, itu virus, imbauan untuk masyarakat jaga kebersihan, sebelum makan cuci tangan dulu,'' katanya, Rabu (3/7), di Gedung DPR RI, Jakarta.
Masa inkubasi atau perkembangan penyakit hepatitis A dalam tubuh selama 15-50 hari, sementara masa penyembuhannya sekitar 2 minggu, bahkan bisa kurang atau lebih dari 2 minggu.
Penyebab kejadian hepatitis A di Pacitan diduga dari air sungai yang tercemar.
''Secara epidemiologi kita harus lihat daerah mana yang kena. Kalau dalam satu aliran sungai ya mungkin aliran sungai itu yang harus kita perhatikan. Barusan saya dapat informasi air-air di situ sedang diperiksa di laboratorium, jadi ada beberapa lab di Surabaya, kita kirim untuk memeriksa air itu,'' katanya.
Terkait penanggulangan hepatitis A, Menkes mengatakan sudah ada arahan ke pemerintah daerah dan sudah bergerak melakukan penanganan.
''Tentu yang pertama kita harus menolong korban, kemudian kita mencari dari mana asalnya ini (virus hepatitis A) dan kita harus cari hulu dari permasalahan ini apa. Apa betul dari air sungai, apa betul dari orang yang BAB dan kemudian membawa virus itu, dan sebagainya,'' kata Menkes.
Karena itu, Menkes menekankan kepada warga Pacitan untuk menjaga kebersihan. ''Kebersihan nomor satu,'' katanya.
Masalah hepatitis A tidak hanya terjadi di Pacitan, saat ini penyakit tersebut telah menyerang warga Trenggalek.
Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung dr. Wiedra Waworuntu, M.Kes mengatakan kasus hepatitis A di Pacitan sudah dinyatakan KLB, sementara Trenggalek tidak.
''Pacitan sudah ditetapkan KLB, Trenggalek tidak, karena masalah hepatitis A di sana sudah bisa ditanggulangi,'' katanya.
Status KLB di Pacitan tidak akan ditarik sebelum kasus penularan berhenti, kemudian telah melewati 2 kali masa inkubasi.
Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat emailkontak[at]kemkes[dot]go[dot]id. (D2
Selasa, 02 Juli 2019
Pentingnya Rutin Membawa Balita ke Posyandu untuk Menjaga Tumbuh Kembangnya
Setelah anak berusia 1 tahun, angka kunjungan ke Posyandu biasanya akan semakin menurun. Terutama bagi para ibu yang merasa vaksinnya sudah lengkap, ia akan enggan untuk membawa anaknya ke Posyandu. Padahal Posyandu tidak hanya berkaitan dengan vaksinasi. Di Posyandu, berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala anak diukur untuk mendeteksi sejak dini jika terjadi hal-hal tidak diinginkan seperti kekurangan gizi. Namun sayangnya, mindset yang berkembang adalah Posyandu hanya untuk menimbang berat badan dan memberikan vaksin anak. Hingga anak berusia 5 tahun, ibu harus rutin membawanya ke Posyandu. Sebab jika tidak, dikhawatirkan tumbuh kembang anak serta pemenuhan gizinya tidak dapat terpantau dengan baik.
Selain karena merasa vaksinasinya sudah lengkap, para ibu terkadang tidak membawa anaknya ke Posyandu karena sudah PAUD. Mereka menganggap anaknya sudah sehat dan sudah bisa bersekolah sehingga tidak perlu lagi dibawa ke Posyandu. Sejak tahun 2015, terdapat program bernama Posyandu Terintegrasi yaitu Posyandu yang diintegrasikan dengan PAUD dan BKB (Bina Keluarga Balita).
Ada banyak manfaat Posyandu yang belum disadari oleh para ibu. Dengan rutin datang ke Posyandu, tumbuh kembang anak selama masa keemasannya (0-5 tahun) akan terpantau dengan baik. Tidak hanya ditimbang dan diukur tinggi badannya, anak-anak akan diberikan asupan makanan bergizi yang baik untuk pertumbuhan. Para ibu juga bisa berkonsultasi langsung dengan kader kesehatan dan/atau petugas kesehatan, sehingga berbagai permasalahan kesehatan anak dapat segera terselesaikan dengan benar. Lebih dari itu, para ibu bisa berbagi pengalaman dengan ibu lainnya selama berada di Posyandu. Hal ini tentu akan berdampak sangat positif pada tumbuh kembang anak.
Sejak awal tahun 2000an pemerintah merevitalisasi Posyandu, dengan menggalakkan kembali program Posyandu demi mengurangi angka gizi buruk di Indonesia. (kenapa disebut revitalisasi Posyandu, karena Posyandu sudah ada sejak tahun 1984, namun kemudian ada yang kondisinya ‘mati’, sehingga perlu direvitalisasi). Seharusnya hal ini mendapat dukungan positif dari masyarakat. Oleh karena itu, para ibu sebaiknya meningkatkan kesadaran dan menyadari betapa pentingnya rutin membawa balita ke Posyandu
Sumber : promkes kemenkes
Senin, 01 Juli 2019
Happy Fruit International Day 2019
International Fruit Day atau Hari Buah Internasional adalah hari
perayaan internasional yang dirayakan setiap tanggal 1 Juli di tiap
tahunnya. Hari Buah Internasional ditetapkan pada tahun 2007 di Jerman. Berawal dari perkumpulan mahasiswa di Universitas Alice Solomon di Berlin Jerman.
Sabtu, 29 Juni 2019
Selamat Hari Keluarga Nasional 2019
Pemerintah melalui Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional
(BKKBN) menetapkan puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas)
dipusatkan di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel)
dengan tema 'Hari Keluarga, Hari Kita Semua' dan slogan 'Cinta Keluarga,
Cinta Terencana'.
Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) M. Yani menyatakan peringatan Harganas merupakan upaya pemerintah dalam mengembalikan fungsi keluarga sebagai pembentuk karakter anak.
Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) M. Yani menyatakan peringatan Harganas merupakan upaya pemerintah dalam mengembalikan fungsi keluarga sebagai pembentuk karakter anak.
Kamis, 27 Juni 2019
Apel pagi bersama KTU baru
Hari ini UPTD Puskesmas Slogohimo mengadakan apel pagi bersama keluarga baru yaitu bapak Agung Purwoko, A.Mk selaku KTU baru.
Rabu, 26 Juni 2019
SELAMAT HANI (HARI ANTI NARKOTIKA INTERNASIONAL) 2019
setiap tanggal 26 Juni diperingati sebagai Hari Anti Narkotika Internasional atau HANI.
Hari Anti Narkotika Internasional atau HANI merupakan bentuk keprihatinan dunia terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Hari Anti Narkotika Internasional atau HANI juga sebagai gerakan perlawanan terhadap bahaya narkotika dan obat-obatan terlarang yang berdampak buruk terhadap kesehatan, perkembangan sosial ekonomi, serta kemanan dan kedamaian dunia.
Selasa, 25 Juni 2019
Pertemuan Lintas Sektor: Pembahasan Pedoman Pesantren Sehat
Kementerian Kesehatan melalui Direktorat Promosi Kesehatan dan
Pemberdayaan Masyarakat melakukan kegiatan pertemuan lintas sektor
pembahasan pedoman pesantren sehat yang diadakan di jakarta pada hari
jumat, tanggal 21 juni 2019.
Senin, 24 Juni 2019
Selamat hari bidan nasional ke-67
- Presiden Jokowi Tiba di Kalimantan Tengah
- Hari Kedua Ramadhan, Presiden Jokowi Ibadah Salat Tarawih di Palangka Raya
- Dilihat Dari Sisi Luas Lahan, Presiden Jokowi Sebut Gunung Mas Siap Jadi Ibukota
- Kadis Kominfo Tekankan Pentingnya Perlindungan Keamanan Layanan Informasi Berklasifikasi di Lembaga Pemerintahan
- Kurang Dari 1 Bulan, Presiden Jokowi Sudah 2 Kali Kunjungi Bumi Tambun Bungai
- Kurang Dari 1 Bulan, Presiden Jokowi Sudah 2 Kali Kunjungi Bumi Tambun Bungai
- Pemprov Kalteng Akan Luncurkan DASHBOARD Capaian Kinerja Pembangunan di Provinsi Kalimantan Tengah
- Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran akan bangun Stadion Sepak Bola berstandar FIFA
- Gubernur Kalteng Himbau Masyarakat Mencintai dan Menggunakan Produk Indonesia
- Gubernur Tegaskan Komitmen Perang Terhadap Narkoba
- Ayo Daftar Seleksi Calon Taruna Kementerian Perhubungan Tahun Akademik 2019/2020
- Presiden Jokowi Tinjau Lokasi Alternatif Ibukota Negara di Kalimantan Tengah
- BPS Kalteng Gelar Konferensi Pers Berita Resmi Statistik Bulan Mei 2019
- Lewat Darat dan Udara, Presiden Jokowi Tinjau Beberapa Lokasi Calon Ibukota Negara Esok Hari
- Masuk Alternatif Lokasi Ibukota Negara, Bupati Katingan Siapkan 112.000 Ha
- Gubernur Kalteng H.Sugianto Sabran Menerima DIPA 2019 dari Presiden Jokowi di Istana Negara Jakarta (11/12)
- Gubernur Kalteng Ajak Masyarakat Jaga Persaudaraan dan Persatuan Usai Pemilu
- Gubernur Kalteng Dukung Penuh Penyelenggaraan Pemerintahan Desa se-Kalteng Tahun 2019
- Kunjungi ‘Kawasan Segitiga Emas’ Kalteng, Presiden Tinjau Lokasi Calon Ibukota
- Presiden Joko Widodo Kunjungi Tugu Soekarno Palangka Raya
- Jelang Bulan Suci Ramadhan, Gubernur Kalteng Ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa
- Kalteng Akan Lauching Web Portal Satu Peta Geospatial.
- Gubernur Himbau Masyarakat Kalteng Taat Bayar Pajak
- Gubernur Sambut Baik Keberadaan Serikat, Federasi, Konfederasi Pekerja/Buruh di Bumi Tambun Bungai
- Tinjau Pabrik dan Kebun Sengon, Menteri LHK Optimis Akan Prospek Kedepannya
Bidan adalah seorang “pahlawan” yang ikut berperan dalam perjuangan para ibu untuk melahirkan si buah hati. Menurut Ikatan Bidan Indonesia (IBI), bidan merupakan seorang wanita yang lulus pendidikan kebidanan yang diakui oleh pemerintah dan organisasi profesi di wilayah NKRI, serta memiliki kompetensi dan kualifikasi untuk register, tersertifikasi dan secara sah mendapat lisensi untuk membuka praktek kebidanan. Namun dalam keadaan tertentu, apabila tidak ada tenaga kesehatan yang memiliki kewenangan untuk melakukan tindakan pelayanan kesehatan dan tidak memungkinkan untuk dirujuk, maka seorang bidan dapat memberikan pelayanan kedokteran/kefarmasian diluar kewenangannya dalam batas tertentu.
Terbentuknya Hari Bidan Nasional berawal dari Konferensi Bidan Pertama di Jakarta pada tanggal 24 Juni 1951 atas prakarsa para bidan senior yang berdomisili di Jakarta. Dalam konferensi tersebut telah dirumuskan tujuan IBI yaitu menggalang persatuan dan persaudaraan antar sesama bidan, membina pengetahuan dan keterampilan anggota profesi kebidanan, membantu pemerintah dalam pembangunan nasional, serta meningkatkan martabat dan kedudukan bidan dalam masyarakat. Tokoh yang turut andil dalam konferensi tersebut yaitu Selo Soemardjan, Fatimah, Sri Mulyani, Salikun, Sukaesih, Ipah, dan S. Margua. Mereka memproklamirkan IBI sebagai satu-satunya organisasi resmi bidan di seluruh Indonesia.
Anggota IBI terdiri dari wanita yang telah diterima menjadi anggota Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) pada tahun 1951 dan hingga kini IBI tetap aktif mendukung program-program KOWANI serta organisasi wanita lainnya untuk meningkatkan derajat kaum wanita Indonesia. Dalam UU RI Nomor 8 tahun 1985, IBI termasuk dalam salah satu daftar Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) yang ada di Indonesia.
Di tahun 2018 ini merupakan peringatan Hari Bidan Nasional yang ke-67. Hingga kini Kementerian Kesehatan terus bersinergi bersama IBI khususnya bidan desa untuk memperkecil angka kematian saat melahirkan. Sudah saatnya kita menghargai pengabdian seluruh bidan yang ada Indonesia karena jasanya yang sudah membantu proses melahirkan anak ke dunia. Semoga mereka bisa semakin profesional dan kompeten dalam menjalankan tugasnya sebagai “pahlawan” bagi para ibu-ibu di Indonesia. (Rikah / Foto : net)
Sabtu, 22 Juni 2019
Suhu dingin saat musim kemarau
Hai warga slogohimo 😊😊
Cuaca dingin sampai ke tulang tulang ya akhir akhir ini 😥😥
Pengen tau penyebab dan tips mengatasinya
Yukks kita baca info dari BMKG Yogjakarta ini !!!
Jumat, 21 Juni 2019
Kemenkes Meminta Kemkominfo Blokir Iklan Rokok di Internet
Jakarta, 14 Juni 2019
Kementerian
Kesehatan meminta Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo)
untuk memblokir iklan rokok di media internet. Permintaan pemblokiran
tersebut disampaikan melalui surat dari Menteri Kesehatan kepada Menteri
Komunikasi dan Informatika tertanggal 10 Juni 2019.
Menteri
Kesehatan Nila Farid Moeloek menegaskan permintaan pemblokiran ini
merupakan upaya untuk menurunkan prevalensi merokok pada masyarakat,
khususnya anak-anak dan remaja. Data mengenai tingkat prevalensi perokok
anak dan remaja menunjukkan angka yang mengkhawatirkan.
Riset
Kesehatan Dasar 2018 menyatakan bahwa terjadi peningkatan prevalensi
perokok anak dan remaja usia 10 18 tahun dari 7,2% di tahun 2013
menjadi 9,1% di tahun 2018.
Peningkatan
prevalensi perokok anak dan remaja ini antara lain terjadi karena
tingginya paparan iklan rokok di berbagai media, termasuk media internet
(teknologi informasi). Penggunaan media internet yang demikian tinggi
dalam masyarakat Indonesia, termasuk oleh anak dan remaja, telah
dimanfaatkan oleh industri rokok untuk beriklan di media internet dalam
tahun-tahun terakhir ini.
Berdasarkan studi yang dilakukan oleh Stikom LSPR (2018), sebanyak 3 dari 4 remaja mengetahui iklan rokok di media online/daring.
Dari riset tersebut juga dinyatakan bahwa iklan rokok banyak ditemui
oleh remaja saat mereka mengakses internet, antara lain melalui youtube, berbagai situs, instragram, dan game online.
Menteri
Kesehatan Nila Farid Moeloek menegaskan bahwa permintaan pemblokiran
iklan rokok di media internet ini merupakan tindak lanjut dari
pembicaraan dengan Kemkominfo pada bulan April lalu. Pada saat itu
Kemkominfo menyatakan bahwa pemblokiran iklan rokok dapat dilakukan oleh
Kemkominfo berdasarkan permintaan dari Kementerian Kesehatan.
Kementerian
Kesehatan meyakini bahwa Kemkominfo memiliki kesepahaman yang sama
dengan Kementerian Kesehatan dalam hal mendukung pembangunan kesehatan
masyarakat.
Berita ini disiarkan oleh Biro
Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk
informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemenkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak[at]kemkes[dot]go[dot]id.
Rabu, 19 Juni 2019
Selasa, 18 Juni 2019
Halal bi halal UPTD Puskesmas Slogohimo 2019
Sesuai dengan tradisi warga indonesia, setelah lebaran pastilah ada acara halal bi halal. Hal ini pun juga dilakukan oleh Pegawai UPTD Puskesmas Slogohimo. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 17 Juni 2019. Dalam momen ini pastilah terdapat kegiatan ikrar hahal bi halal dan acara inti yaitu saling meminta maaf antara pegawai. Harapannya degan kegiatan ini bisa semakin meningkatkan kekompakkan dan kerjasama pegawai UPTD Puskesmas Slogohimo sehingga bisa memberikan pelayanan yang terbaik dan berkualitas bagi masyarakat yang berada di wilayah kerja UPTD Puskesmas Slogohimo.
Senin, 17 Juni 2019
Olahraga yang cocok untuk penderita diabeted
![]() |
| https://www.google.com/amp/s/hellosehat.com/hidup-sehat/kebugaran/olahraga-untuk-diabetes/amp/ |
Banyak melakukan aktivitas fisik seperti berolahraga, merupakan salah satu cara menjaga gula darah yang tepat pada penderita diabetes. Penderita diabetes tipe 2 sangat rawan mengalami obesitas, olahraga sangat diperlukan untuk menjaga keseimbangan berat badannya. Berikut ini ada beberapa jenis olahraga untuk penderita diabetes yang paling tepat.
Sabtu, 15 Juni 2019
Menkes Imbau Jemaah Haji Cek Kesehatan
Jakarta, 12 Juni 2019
![]() |
| https://pbs.twimg.com/media/Di3SbslVsAAoB91.jpg |
Menteri
Kesehatan RI Nila Moeloek mengimbau kepada seluruh jemaah haji untuk
cek kesehatan terlebih dahulu. Artinya pada saat berangkat jemaah haji
dalam keadaan sehat.
Menkes
juga mewanti-wanti soal kejiwaan jemaah juga perhatian kepada jemaah
lanjut usia, jangan sampai dehidrasi. TKHI akan selalu mengingatkan
jemaah untuk tidak kurang minum sekaligus meminta kepada pemerintah Arab
Saudi untuk memperbaiki dan menambah toilet. Ketika jemaah haji banyak
minum akan sering buang air, karena itulah Menkes meminta perbaikan dan
penambahan toilet di sana.
Heatstroke juga perlu diwaspadai, Kemenkes melakukan beberapa langkah antisipatif dengan membagikan spray air untuk wajah, sandal, payung, dan terus mengingatkan jemaah jangan sampai terkena heatstroke.
Rabu, 12 Juni 2019
Program Indonesia Sehat untuk Mensejahterakan Masyarakat
![]() |
| https://twitter.com/kemenkesri/status/661091642561073152 |
Tingkat kesehatan sebuah
negara menunjukkan kualitas sebuah negara dalam memberdayakan warganya.
Hal ini juga dilakukan pemerintah Indonesia dengan menyediakan berbagai
program untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan kesehatan.
Sejak 2014, pemerintah
Indonesia telah menjalankan program Indonesia Sehat sebagai bentuk
promosi layanan kesehatan berkualitas. Selain itu, program tersebut
dibentuk untuk mendorong seluruh lapisan masyarakat untuk mendapatkan
tingkat kesehatan tertinggi.
Menteri Kesehatan Republik
Indonesia Nila F. Moeloek dalam sesi General Debate di World Health
Assembly ke-72 yang berlangsung di Swiss mengungkapkan bahwa Indonesia
Sehat mempunyai tiga elemen yang menguatkan, yakni:
Selasa, 11 Juni 2019
Terimakasih atas pelayanan prima selama lebaran
Menteri kesehatan, nila f moeloek mengucapkan terimakasih kepada petugas kesehatan yang telah memberikan pelayanan berkualitas dan baik dalam menjaga posko kesehatan lebaran 2019 selama 24 jam penuh.
Senin, 10 Juni 2019
Penyakit yang biasa menyerang usai lebaran
Habis lebaran, terbitlah lèbar-an😄 hehe semoga tidak ya, Sobat Sehat.
Meskipun mengasyikan bisa bertemu dengan keluarga, Hari Idul Fitri bisa mendatangkan berbagai penyakit, di antaranya:
Meskipun mengasyikan bisa bertemu dengan keluarga, Hari Idul Fitri bisa mendatangkan berbagai penyakit, di antaranya:
Langganan:
Postingan (Atom)















